FPI-Banten.com - Tangerang, Imam Daerah FPI Banten KH Buya Qurthubi Jaelani memaparkan curhatan para panitia tabligh akbar diberbagai tempat yang mendapat tekanan dari pihak tertentu karena telah mengundang dirinya untuk mengisi tabligh akbar. (Legok, 8 April 2019)

Disejumlah tempat banyak panitia tabligh akbar yang ditekan diancam dipaksa membatalkan acara dengan berbagai ancaman atau iming-iming uang.

KH.Buya Qurthubi Jaelani : "Banyak Laporan dari Panitia Tabligh Akbar Isra Miraj mereka ada yang di tekan agar membatalkan Mengundang Penceramah saya, ada yang mau ngasih uang dan menyiapkan Mubaligh yang lain yang penting jangan Buya Qurthubi bahkan ada panitia yang ketakutan karena memang di takut-takuti hingga panitia mengurungkan acara tabligh akbar."

Buya Qurthubi mempertanyakan kesalahannya apa sehingga dakwah beliau harus dihalang-halangi dan dipersulit padahal beliau bukanlah seorang koruptor, bukanlah pelanggar Pancasila, UUD 45, ataupun pelanggar binneka tunggal Ikka.

Salah saya apa ? Saya tidak korupsi, saya tidak anti Pancasila, NKRI,UUD 45, Binneka Tunggal Ikka, Saya tidak merampok harta negara BETUL ?. Tegas Buya Qurthubi dihadapan jamaah yang menghadiri tabligh akbar didaerah Ciangir, Legok - Tangerang. Semua jamaah yang hadir menjawab "BETUUUUUL"

Ditengah ceramah agamanya Buya Qurthubi menambahkan kalau dirinya memiliki satu kesalahan sehingga ada pihak tertentu yang menghalangi dan mempersulit dakwahnya yaitu karena Buya Qurtubi Jailani tidak mau mendukung Jokowi.

Salah saya cuma 1 yaitu tidak mau mendukung Jokowi, sehingga ngaji saya di mata-matai di curigai tapi Alhamdulillaah umat semakin kompak dan semangat menghadiri ngaji dan siap ikut mensukseskan capres cawapres pilihan Ijtima Ulama dibawah komando Iamam Besar Habib Muhammad Rizieq Syihab. Terang Buya Qurthubi yang disambut takbir oleh seluruh jamaah yang hadir.
Sebarkan Lewat:

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda