FPI Banteng - Tangerang, Eksekusi penggusuran paksa yang dilakukan aparat terhadap warga Kp Baru Kelurahan Jurumudi Kec Benda Kota Tangerang pada tgl 01 September 2020, menyebabkan banyak harta benda mereka tidak terselamatkan. Psikologi warga korban gusuran sangat terganggu, ketakutan dan trauma juga terlihat pada anak-anak karena mereka menyaksikan langsung penggusuran tersebut.

Melihat kondisi warga yang terdzolimi Front Pembela Islam (FPI) Kota Tangerang menurunkan relawan kemanusiaan Hilal Merah Indonesia (HILMI) yang dibantu Laskar Pembela Islam (LPI), Mujahidah Pembela Islam (MPI) untuk membantu warga dengan membuka posko Dapur Umum FPI. Tujuannya adalah untuk membantu mencukupi kebutuhan warga dengan memberikan makan sebanyak 3 kali sehari, supaya ditengah musibah yang dihadapi warga tetap dalam kondisi sehat. Selain itu juga FPI mengadakan istighosah dan dzikir bersama serta trauma healing untuk anak-anak.

Kurang lebih selama satu minggu Relawan FPI sudah bersama-sama warga semua dilewati bersama-sama dalam suka ataupun duka, membuat FPI semakin dikenal dan dicintai warga.

Dapur Umum untuk Warga Korban Penggusuran Paksa Proyek Tol Jorr II

Selama dalam proses memasak, pada Rabu (09/09/2020) untuk menghilangkan rasa lelah di dapur umum laskar-laskar menyanyikan lagu perjuangan untuk menghibur warga dan bentuk rasa cinta dari FPI supaya tetap semangat dan tidak boleh putus asa.

Bentuk balasan kecintaan warga kepada FPI warga dan anak-anak korban penggusuran membuat layang-layang bertuliskan FPI dan diterbangkan dilokasi penggusuran.

"FPI tetaplah bersama kami dan jangan tinggalkan kami," ungkap salah seorang warga korban penggusuran.




Sebarkan Lewat:

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda